Tips Mengenal Mobil Bermesin Tiga Silinder

0
1597
Dengan membayar uang muka Rp 9 juta, bisa bawa pulang mobil Datsun

Saat ini mobil dengan mesin tiga silinder segaris semakin jamak digunakan, terutama setelah kehadiran kendaraan Low Cost Green Car (LCGC). Mobil Non LCGC pun banyak yang menggunakannya seperti Nissan March, Mitsubishi Mirage, dan Ford Fiesta Ecoboost semuanya menggunakan mesin dengan jumlah silinder tiga buah.

Alasan penggunaan mesin tiga silinder salah satunya untuk mengejar biaya produksi yang rendah. Ini dikarenakan ukuran mesin yang lebih kecil dan menggunakan bahan baku yang lebih sedikit. Selain itu bobot juga lebih ringan, beban kerja mesin semakin berkurang, kemudian menjadikan mobil semakin hemat bahan bakar.

Mungkin paparan di atas hanya sekilas saja perkenalan dari mesin tiga silinder, untuk selanjutnya kita akan coba membahasnya lebih lengkap di sini:

1. Komponen lebih sedikit
Sesuai dengan namanya, mesin ini memiliki jumlah silinder tiga buah. Dengan begitu jumlah pistonnya pun mengikuti hanya tiga saja. Selain itu yang juga cenderung mengikuti menjadi tiga buah adalah jumlah businya.

Kebutuhan oli pada mesin tiga silinder juga lebih sedikit. Misalkan pada Daihatsu Ayla kapasitas oli mesinnya cukup 2,5 liter saja, sementara untuk Xenia dengan mesin empat silinder membutuhkan 3 liter oli mesin. Ini berarti mesin tiga silinder dapat lebih menghemat biaya penggantian oli dan juga busi.

Baca juga artikel: Tips Berkendara Motor dengan Logika

mitsubishi-mirage-irit-02
Mitsubishi Mirage meski bukan masuk kategori LCGC, tapi mengandalkan mesin tiga silinder sebagai jantung mekanisnya

Baca juga artikel: Tips Membeli Mobil Baru

2. Mesin lebih bergetar
Dengan konfigurasi silinder yang ganjil, mesin otomatis menghasilkan vibrasi yang lebih besar jika dibandingkan dengan mesin-mesin dengan silinder genap (4 silinder). Maka jangan kaget ketika membeli mobil-mobil bermesin tiga silinder, akan terasa lebih bergetar.

Saat ini beberapa cara juga sudah dilakukan oleh pabrikan mobil untuk meminimalisir getaran tersebut. Misalnya saja dengan memberikan balancer shaft, fleksible flywheel hingga menerapkan engine mounting hidroulis. Semua itu dilakukan agar pengemudi tetap bisa nyaman ketika mengendarai mobil tiga silinder.

Hanya saja kalau memang getaran yang dirasakan tidak wajar atau berlebihan, sudah sebaiknya anda langsung memeriksakan mobil tiga silinder ke bengkel resmi. Biasanya permasalahan sering timbul pada engine mounting. Maka perhatikan waktu garansi mobil anda, kalau masih bergaransi pernggatian tersebut dapat dilakukan secara cuma-cuma.

3. Irit bahan bakar
Oleh karena jumlah silinder yang lebih sedikit, ruang pembakaran juga menjadi lebih kecil. Sehingga bensin yang dibutuhkan pun semakin sedikit untuk memicu terjadinya pembakaran. Inilah alasan mobil-mobil dengan mesin tiga silinder lebih irit bahan bakar.
Selain itu khusus mobil LCGC, bensin yang disarankan adalah yang memiliki Research Octane Number (RON) 92. Dengan begitu pembakaran di dalam mesin pun akan lebih sempurna dan membuat kinerja mesin lebih optimal.

Tentunya kalau ingin mobil anda semakin irit, mengemudilah dengan cara-cara eco driving. Misalnya jangan berakselerasi dan berdeselerasi secara mendadak, lakukan pergantian gigi secara cepat, dan matikan mesin ketika mobil ketika berada posisi diam yang cukup lama.

Baca juga artikel: Mobil Cadillac Baru untuk Donald Trump

Salah satu contoh mesin yang memiliki tiga silinder
Salah satu contoh mesin yang memiliki tiga silinder

Baca juga artikel: New Toyota Vios, Apa Perbedaanya?

4. Lakukan perawatan berkala
Mobil-mobil dengan mesin tiga silinder khususnya LCGC, kebanyakan bengkel resmi memberikan harga jasa perawatan yang lebih murah dibandingkan mobil lain. Tentunya hal ini dapat menjadi nilai tambah tersendiri.

Terlepas dari itu, perawatan mobil bermesin tiga silinder semuanya dilakukan seperti mobil-mobil lainnya. Sebut saja Daihatsu Ayla yang menurut buku manual waktu perawatannya harus dilakukan pada 1.000 km, dan selanjutnya setiap jarak pemakaian kelipatan 10.000 km atau 6 bulan.

Sementara ketika pemakaian mobil dilakukan dalam kondisi jalan stop & go atau kemacetan parah setiap harinya, maka penggantian oli mesin dan pengecekan komponen lain dapat dilakukan lebih cepat misalnya setiap 5.000 km atau 3 bulan. Semua itu dimaksudkan agar mobil tiga silinder anda selalu berada dalam kondisi prima untuk dipakai berkendara.

LEAVE A REPLY