Si Macan Mengenang Masa Silam

0
2867

Bagi para pecintanya, Honda Tiger sulit untuk dilupakan. Motor tercinta ini akan selalu ada meski motor motor baru mampir ke garasi rumah. Indra Black bahkan membuat salah satu motor Tigernya, bagaikan baru keluar dari dealer, kinclong dan masih baru.

Di salah satu stand peserta Burtor 2017 di kawasan SCBD, Senayan, Jakarta menjelang akhir bulan September 2017, persisnya milik Ireng 2662 Garage, banyak pengunjung tertegun menyaksikan satu motor merah marun yang didispaly di muka stand. Dari sosoknya hingga tulisan di bagian tanky, jelas sekali itu adalah sepeda motor batangan, Honda Tiger 2000.

Motor sport 4 tak dengan kubikasi mesin 2000 cc lansiran PT Astra Honda Motor (AHM) ini bisa dikatakan sebagai salah satu motor adventure legenda di Indonesia. Sejak berhenti dijual pada medio 2009 silam, Tiger tak punya sosok pengganti. Tak sedikit bikers Tiger dengan jumlah club cukup besar se-Nusantara dibuat susah move on.

IMG_4242

Melihat tongkrongan Tiger milik Ireng 2662 Garage ini, rindu pun sedikit terobati. Apalagi motor ini sangat kinclong dan nampak laksana tengah berada di area pajang dealer. Indra sang pemilik bengkel modifikasi ini cukup sukses menghadirkan sosok utuh sang motor. Baginya, mengembalikan kehidupan Tiger ini laksana baru sebuah kenikmatan. Pasalnya, pria yang akrab disapa black ini adalah pecinta sejati Tiger.

Indra pun bercerita, bahwa setelah menemukan Hinda Tiger 1993 yang telah usang ujudnya, dia ingin melahirkan kembali sosok yang sama seperti pada masa barunya. “Saya ingin menyampaikan pesan ke kawan kawan pecinta Tiger bahwa stok part motor ini masih ada dan bisa diburu. Sekaligus juga menyampaikan pesan ke PT AHM untuk terus mengadakan spare part Tiger karena motornya masih banyak yang hidup,” jelas Indra yang berhasil mengumpulkan aneka part mulai dari Indonesia, Jepang dan Brazil.

Dia mengaku bukan hal yang mudah untuk merestorasi ulang sepeda motor yang berusia 20 tahun lebih ini, dibutuhkan waktu dan biaya yang tidak murah. “Untuk restorasi saya makan waktu 8 bulan, dengan biaya sekitar Rp 37 juta untuk suku cadangnya.

IMG_4196

Bagian asli yang dipakai dari motor ini hanyalah sasis alias rangka sang motor yang berasal dari Kediri tersebut. Saat proses restorasi, bagiab yang paling susah ditemukan barang barunya adalah stang, seher, ring. Berkat pencarian secara online ke Jepang dan Brazil, akhirnya Tiger baru pun hadir.

Tampilan baru motor ini menggoda siapa saja, utamanya Macan mania. Kata Indra, motornya ini sempat ditawar seorang kolektor yang berani membayar Rp 45 juta. “Namun, tidak saya lepas bro, nilai sebuah kenangan lebih tinggi,” terang Indra yang juga anggota komunitas Honda Tiger Mailing List (HTML) yang belum lama ini bersama sama menembus Titik Nol Km bersama Honda Tiger. Ingin Si Macan juga Kinclong? Mampir ke Ireng 2662 Garage di bilangan Ciputat.

LEAVE A REPLY