Trike Ojo Dumeh: Karya Seni Kustomfest 2017 Yang Sarat Nilai Filosofis

0
63

Event Kustomfest pasti punya hadiah spesial yang dapat diraih oleh pengunjung yang mujur melalui Lucky Draw di penghujung acara. Kustomfest selalu membuat beragam motor custom dengan berbagai aliran, mulai dari café racer, scrambler, old school chopper, bahkan mobil hotrod.

Khusus untuk Kustomfest 2017 – No Boundaries, hadiah untuk Lucky Draw kali ini sangat istimewa. Lulut Wahyudi selaku Direktur Kustomfest bersama Retro Classic Cycles, membangun sebuah Trike (sepeda motor roda tiga) yang menggabungkan konstruksi motor chopper di bagian depan dan menerapkan suspensi independen dari Porsche 914 di bagian belakang.

IMG_20171006_164405-800x450

“Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini kami berusaha untuk menerjemahkan makna ‘No Boundaries’ yang menjadi tema Kustomfest 2017, dengan menembus batasan-batasan yang ada bagi seorang builder custom,” ujar Lulut Wahyudi.

Trike Kustom ini menggunakan fork depan model springer yang dipadu dengan velg ring 21 inci dan dibalut oleh ban Avon Speedmaster. Lalu model tempat duduknya mengadopsi jok ala ‘King and Queen’ yang tetap nyaman untuk dikendarai.

IMG_20171006_163254-800x450

Mesin Harley-Davidson Buell 1200 cc yang digunakan memang telah memiliki performa tinggi, sehingga urusan tenaga pun tak usah diragukan lagi. Sedangkan suspensi independen milik Porsche 914 di bagian belakang menjamin kestabilan berkendara. Baik saat melaju kencang, maupun ketika menikung.

“Hal-hal detail dalam proses pengerjaan sangat kami jaga, mulai dari hal kecil seperti pemilihan baut termasuk tempatnya pun ikut diperhatikan. Trike Kustom ini bukan sekadar karya seni namun juga mengedepankan kualitas dan teknologi tinggi,” ungkap pria berkacamata ini.

IMG_20171006_163207-800x450

Pemilihan nama ‘Ojo Dumeh’ untuk Trike Kustom ini ternyata bukan tanpa alasan. Penggalan kata dari filosofi rakyat Jawa tersebut seperti sebuah inspirasi bijak yang bermanfaat bagi setiap manusia, agar selalu rendah hati dan tidak menyombongkan diri.

Ada detail mengagumkan lainnya pada Trike Kustom Ojo Dumeh ini, yakni adanya grafir bertulisan Kustomfest 2017 dan No Boundaries pada dinding mesin, karya David Stone, seorang seniman pahat asal Mojokerto.

IMG_20171006_161821-800x450

Tak ketinggalan grafir tokoh wayang Semar pada blok mesin bagian bawah. Kenapa ada tokoh Semar? “Beliau adalah sosok bijak yang mengajarkan filosofi ‘Ojo Dumeh’ kepada tokoh Punokawan lainnya,” pungkas Lulut Wahyudi.

LEAVE A REPLY