Ika Febianti, Hijaber Bikers Penunggang CBR

0
4281

Perawakannya sedang saja, sementara hijab selalu menempel di kepalanya. Sekilas tak mengira Ika Febianti adalah seorang bikers aktif. Begitulah kesan perdana saat bertemu arek Suroboyo ini pertengahan September 2017 di Jakarta.

Meski mengaku tak punya banyak kebanggaan di dunia bikers, namun pengalaman dan aktivitasnya di dunia motorist ini sudah diakui. Setidaknya, namanya dipanggil sebagai salah satu di antara 35 semifinalis Indonesia Legendary Bikers yang diselenggarakan Castrol.

Ternyata perjalanannya tak sampai babak semifinal saja. Panitia menganggapnya punya potensi untuk maju ke babak final. Alhasil Ika bertarung dengan 15 bikers tangguh se-Indonesia. Bersamanya, lolos pula tiga lady bikers lainnya. Selama dua hari mereka digodok di Bikers Freedom Camp di kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat akhir September lalu.

IMG_20170425_000047_202

“Saya senang sekali bisa menjadi perwakilan dari Surabaya menjadi 15 finalis Castrol Indonesia Legendary Bikers. Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapat selama dua hari di freedom champ. Dengan hadirnya 3 perempuan finalis membuktikan bahwa lady biker itu nggak hanya main motor tapi juga berprestasi,” ungkap member Honda CBR Club Surabaya (HCCS) ini.

Tentang dunia motor, kelahiran Surabaya, 21 Februari 1993 punya cerita sangat beragam. Sang ayah yang memang motorist membawa hobi ini pula untuk putrinya. Ketika masih belia, Ika sudah biasa menunggangi motor. Intensitas tinggi bermotor dilakoninya saat SMA hingga memiliki SIM.

Motor pertama adalah Honda GL yang dimodif menjadi CB classic. Selanjutnya Ika senang beradventure dengan motor trail KLX 150. Dengan motor ini Ika sempat melakukan hobi trabas masuk keluar hutan. Selanjut dia kembali ke motor klasik dengan C70 dan kini bersama Honda CBR 150R.

IMG_20170311_132202_888

Dengan motor motor tersebut, pelahap makanan berjenis bebek non pedes ini, aktif di sejumlah komunitas motor. Antara lain, Humas di Bikers Owners Surabaya (BOSS) periode 2014-2015, member aktif dan sebagai Divisi Kreatif di kepengurusan HCCS periode 2017-2019 hingga menjadi panitia Anniversary komunitas ini tahun 2017 dan pemegang akun sosmed HCCS. Ika juga tergabung di dalam organisasi Ladies Bikers Indonesia.

Sebagai bikers kegiatan touring ke beberapa lokasi menarik juga dilakoninya. Antara lain, seputara Jatim, Jateng, Yogyakarta, Bali hingga Lombok. Solo-Jogja-Tawangmanggu pada Maret 2017 menjadi riding paling berkesan baginya.

perjalan seminggu itu dia banyak belajar tentang budaya dan sejarah di setiap kota yang disinggahi. Saya banyak mengetahui bagai mana penduduk asli di sana. Dan cerita menarik ini saya bagi kepada teman,” ujar penyuka sepakbola ini.

IMG_20171004_185824

Nah, setahun belakangan, Ika pun hijrah mengenakan jilbab. Awalnya, tak mudah. Karena masyarakat awam masih menilai anak motor terkesan urakan dan bebas. Cukup berat, banyak cibiran tentang tampilan saya yang menggunakan jilbab tapi suka pulang malam dan banyak kawan pria.

“Dibilang gak malu sama jilbabnya. Tapi kondisi ini memotivasi saya untuk membuktikan bahwa bikers dan lady bikers itu banyak melakukan hal positif,” tutur Ika.

Ditempa di Bikers Freedom Camp membuat aktivitas Ika semakin beragam. Pelatihan safety riding, belajar manajemen touring dan fotografi, membangun dan menulis untuk medsos hingga motivasi dari bikers senior Indro Warkop, menjadi pengalaman terbarunya. Senyum pun mengembang diwajhanya bisa serta di ajang ini. Ika mengaku siap membawa pengalaman ini untuk rekan bikers di Surabaya. Mantap!

IMG_20170417_000425_202

 

LEAVE A REPLY