7 (Tujuh) Poin Penting yang Harus Disiapkan Sebelum Touring

0
14

Mengaku bikers atau riders, tapi belum pernah atau gak suka touring? Hmm, rada aneh sih dengarnya. Karena bagi pengendara, touring merupakan satu kegiatan yang mengasyikkan.

Touring begitu digemari banyak orang. Tanpa terkecuali ya itu tadi, bikers atau para penikmat roda dua. Karena di dalam touring terdapat rute memanjakan, panorama nan menyejukan, dan keseruan bersama teman, menambah asyiknya perjalanan.

Tapi, ketika touring, tentu yang harus dipersiapkan bukan hanya rencana destinasi yang akan dikunjungi. Tetapi banyak hal lain yang harus dipersiapkan, demi kelancaran aktifitas selama touring.

Sejalan kampanye #Cari_Aman yang digulirkan Honda kepada seluruh lapisan masyarakat, maka ada 7 (tujuh) saran dari PT Daya Adicipta Motora (DAM) yang perlu disiapkan sebelum touring bermotor.

Yang pertama adalah Jaket. Tak semua jaket bisa dipakai touring. Untuk touring perlu jaket tebal yang bisa menutupi tubuh dan bagian leher, pergelangan tangan dan pinggul.

Jaket juga perlu dilengkapi sistem protector atau pelindung. “Tujuan dari jaket yang desainnya menutupi anggota tubuh adalah meminimalisir cedera saat terjadi kecelakaan,” ujar Asep Wawan, Instruktur Safety Riding DAM.

Kedua adalah Helm atau pelindung kepala. Selain jaket, helm juga menjadi salah satu perangkat safety yang wajib digunakan bikers. Pastikan helm yang digunakan memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), baik half face dan full face.

“Sesuaikan ukuran helm dengan kepala pengendaranya. Menggunakan helm yang tidak pas, berisiko membuat perlindungan menjadi kurang optimal. Juga membuat pengguna tidak merasa nyaman,” ucapnya.

Bagian-bagian helm pun begitu penting. Tak kalah penting adalah tali pengikat helm, beserta pengancing atau pengaitnya. Jika ingin berkendara, segera pastikan tali helm telah terkunci sempurna.

Ketiga adalah pakaian ganti dan alas kaki. Touring umumnya merupakan kegiatan berkendara jarak jauh. Untuk itu perlu mempersiapkan pakaian ganti selama touring berjalan. Selain itu, perlu mempersiapkan alas kaki yang sesuai.

“Disarankan saat touring, gunakan sepatu dari bahan kuat, tahan air dan tentunya nyaman,” ujar Asep. Sepatu touring yang bagus umumnya punya 3 (tiga) bagian pelindung. Pada mata kaki (ankle), tulang kering (bone shine) dan jari kaki (toe slider).

Lalu yang keempat adalah sedia jas hujan. Saat ini cuaca di sejumlah kota sedang masuki musim penghujan. Untuk kenyamanan berkendara, perlu mempersiapkan jas hujan warna terang, karena saat hujan jarak pandang berkurang.

Namun jika hujan cukup deras, disarankan berhenti menunggu agak reda. Karena jika hujan deras, dikhawatirkan terjadi hal tak diinginkan. Seperti jalan licin, kondisi pengereman tidak optimal atau pohon tumbang yang membahayakan.

Kelima adalah Obat-obatan dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Karena selama perjalanan bisa saja dihadapkan pada hal-hal tak terduga. Untuk itu perlu dipersiapkan kebutuhan obat, terutama obat khusus yang sangat penting untuk dibawa.

Sepeda motor menjadi poin keenam yang perlu dipersiapkan. Mulai dari kondisi ban, rem, sistem kemudi dan mesin. Tentunya agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain.

Karena faktor keselamatan adalah paling utama. “Cek kondisi motor secara menyeluruh. Jika perlu bawa ke bengkel resmi Honda atau AHASS secara berkala, sesuai jadwal servis berdasarkan jarak tempuh atau waktu,” ujar Asep.

Poin terakhir adalah persiapkan kondisi fisik pengendara. Jaga kondisi sebelum touring, istirahat yang cukup, hindari bergadang karena akan perlu fokus ekstra selama touring.

Beristirahatlah jika sudah merasa lelah selama touring. Lakukan ini untuk menghindari risiko kecelakaan, diakibatkan kondisi fisik yang lelah atau karena mengantuk.

Buat sobat yang ingin memiliki sepeda motor baru maupun second, dengan proses angsuran mudah dan ringan, bisa klik : di sini.

LEAVE A REPLY