Honda Janjikan Motor Spesial untuk Lorenzo

Lorenzo mengaku senang bergabung dengan tim Moto-GP Honda. Ia pun tidak sungkan memuji motor tim pabrikan Jepang tersebut.

0
59
Lorenzo dengan motor latihan dari Honda

PEMBALAP Spanyol Jorge Lorenzo dijanjikan bakal mendapat motor yang istimewa dari Honda. Lorenzo diharapkan dapat membantu Marc Marquez untuk bisa melanjutkan kejayaan pabrikan motor asal Jepang itu di Moto-GP pada 2019.

Menurut Direktur Teknik Honda, Takeo Yokoyama, pihaknya dapat mengerti jika Lorenzo menginginkan tunggangan yang sesuai dengan gaya membalapnya. “Jika Marquez dan Lorenzo menginginkan motor yang berbeda, kami akan menghadirkannya,” kata Yokoyama. Namun, tidak semua spesifikasi harus sesuai dengan kemauan pembalap. Khusus untuk mesin, Honda tidak bisa mengubah apa pun. Namun, perubahan sasis, geometri, dan bagian lain masih sangat mungkin.

Lorenzo dengan motor latihan dari Honda
Lorenzo dengan motor latihan dari Honda untuk Moto-GP

Dukungan untuk Lorenzo agar bisa tampil maksimal juga diberikan mantan juara dunia Moto-GP Honda Casey Stoner. Dia juga menilai Honda sangat fleksibel untuk bisa memenuhi permintaan pembalapnya. Lorenzo mengaku senang bergabung dengan tim Moto-GP Honda. Ia pun tidak sungkan memuji motor tim pabrikan Jepang tersebut.
Menurut dia, motor Honda lebih nyaman dan lebih padu ketimbang Ducati saat dikendarai.

“Musim lalu saya mengendarai motor yang benar-benar berbeda. Motor Ducati sangat besar dan tinggi. Mungkin hal itu tidak cocok dengan tubuh saya,” ujar Lorenzo.”Honda lebih cocok untuk saya dalam hal dimensinya. Saya merasa lebih nyaman saat di tikungan karena semakin Anda dekat dengan tanah, Anda lebih percaya diri,” imbuhnya.
Lorenzo memang sempat menjalani masa-masa sulitnya di Moto-GP saat bersama Ducati. Dari dua musim yang dilalui, dia cuma bisa menyabet tiga kemenangan. Itu pun didapatnya pada musim kedua. “Yang pasti kesan pertama saya ialah positif dan saya melihat banyak potensi.”

Lorenzo Menggunakan Kaos Team Honda
Lorenzo Menggunakan Kaos Team Honda, Moto-GP

Lorenzo meninggalkan Yamaha untuk membalap selama dua musim (2017-2018)
bersama tim pabrikan Ducati. Juara dunia MotoGP tiga kali itu tidak terlalu baik mengawali tahun pertamanya dengan Ducati. Ia sadar, menerima tantangan menjadi juara dunia bersama Ducati tidak lah mudah. Di tahun pertamanya bersama Ducati, Lorenzo hanya tiga kali naik podium, dua kali podium ketiga di Jerez dan Aragon, serta runner-up di Sepang.

Momen kritis tiba di balapan GP Prancis di Sirkuit Le Mans. Di tahun
keduanya bersama Ducati kala itu Lorenzo yang memimpin lomba di Le Mans
kehilangan posisinya di depan dan hanya mampu finis keenam. “Situasinya kritis dan karir saya terancam,” kata Lorenzo.

Saat itu pula, Lorenzo mendapati kritikan pedas dari Boss Ducati Claudio
Domenicali yang mengatakan bahwa Ducati telah menghabiskan banyak uang
untuk menarik Lorenzo Yamaha, tapi pebalap Spanyol itu tidak bisa
menggunakan potensi terbaik dari motor Ducati.

LEAVE A REPLY