Ini Cara AHM Memasarkan Honda PCX Electric

“Kita masih akan lihat lagi kalo mau dijual ke masyarakat. Sepeda motor listrik ini kan masih sangat baru di Indonesia, jadi kita ambil strategi penyewaan ke perusahaan-perusahaan untuk mendukung operasionalnya,” kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman

2
57

Honda PCX Electric resmi diluncurkan di Indonesia, namun PT Astra Honda Motor (AHM) belum akan menjual bebas ke kalangan publik. Untuk sementara Honda PCX Electric ini hanya bisa digunakan perusahaan-perusahaan dengan sistem sewa. Paket penyewaan yang ditawarkan termasuk penyediaan fasilitas penggantian baterai di beberapa titik lokasi lengkap dengan dukungan layanan penuh 24 jam tanpa putus.

Bukan tanpa alasan jika AHM memberlakukan sistem sewa mengingat penggunaan produk sepeda motor listrik masih sangat awam di masyarakat, disamping juga melihat perkembangan pembangunan infrastruktur yang mendukung perkembangan kendaraan listrik di Indonesia.

“Kita masih akan lihat lagi kalo mau dijual ke masyarakat. Sepeda motor listrik ini kan masih sangat baru di Indonesia, jadi kita ambil strategi penyewaan ke perusahaan-perusahaan untuk mendukung operasionalnya,” kata Executive Vice President Director AHM Johannes Loman disela peluncuran Honda PCX Electric di Jakarta, Jumat (1/2).

Skema penyewaan yang akan dimulai pada kuartal pertama 2019 di beberapa kota besar Indonesia itu juga merupakan upaya AHM untuk melihat seberapa tinggi respons masyarakat akan kendaraan listrik sekaligus untuk persiapan pembangunan infrastruktur yang mendukung berkembangnya populasi kendaraan listrik di Indonesia.

Honda PCX Electric dikembangkan dari Honda PCX yang sudah ada dengan mengganti sumber dayanya dengan baterai dan listrik yang ramah lingkungan saat dioperasikan di jalan. Keistimewaan skutrik PCX Electric adalah kemampuan menyajikan torsi maksimal sejak putaran bawah.

Bertenaga Baterai

Penampung energi litrsiknya mengandalkan dua unit baterai lithium-ion masing-masing 50,4V dan dipasang secara serial. Konstruksi motor listrik menggunakan struktur Interior Permanent Magnet (IPM) demi mendapatkan efisiensi energi dan performance motor listrik yang optimal.

new-honda-pcx-electric-my-2018-mbi-06-mobile-battery-pack

Sepintas PCX Electric identik dengan PCX reguler. Sayangnya pengendara tidak bisa lagi menyimpan helm-nya di dalam bagasi karena ruang tersebut sudah dikudeta oleh dua buah baterai lithium-ion dengan ukuran yang cukup besar. Sosoknya semakin ramping dan simpel dengan hilangnya komponen knalpot dan radiator di sebelah kanan. Sementara bagian kirinya tidak ada lagi kotak saringan udara.

new-honda-pcx-electric-my-2018-mbi-02

Spakbor belakang juga tidak lagi menyatu dengan ekor bodi, tapi menempel pada pegangan sock absorber bagian kiri. Hilangnya knalpot dan dan saringan udara di bagian sisinya membuat pegas dan shock absorber nampak lebih panjang tanpa ada penghalang.

PCX Electric dibekali dengan speedometer full digital berdesain unik dengan panel instrumen yang cukup modern. Instrumen panelnya dilengkapi indikator kondisi baterai yang kini menjadi informasi terpenting yang harus diketahui pengendaranya. Selain itu ada juga indikator pengisian daya saat dicolokkan pada sumber listrik

Selain penunjuk waktu (jam), tombol lampu hazard, dan engine cut off, New Honda PCX Electric juga dilengkapi dengan smart key system dimana pengendara tidak lagi memerlukan lagi anak kunci untuk menghidupkan mesin, membuka jok, dan mengunci stang, semua bekerja secara otomatis. Pengendara cukup hanya mendekati sepeda motor tanpa perlu mengeluarkan kunci pintar dari kantong.

 

 

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY