Power Steering Rusak? Cek Komponen Ini

0
30

HYDRAULIC Power Steering (HPS) merupakah salah satu komponen yang sudah melekat di mobil zaman sekarang. Lantaran ini adalah komponen bergerak, kerusakan bisa saja terjadi saat pemakaian berlangsung.

Aseng, pemilik bengkel Botak Seng, menjelaskan terdapat beberapa hal yang bisa membuat komponen tersebut menjadi rusak. Salah satu penyebab kerusakan dari komponen ini adalah usianya yang sudah mencapai 5 tahun atau menempuh jarak hingga 100.000 kilometer.

Biasanya kerusakan yang menerpa adalah kebocoran selang rack steer. Lantaran lokasi itulah terdapat kebocoran cairan power steering dan suara mendengung ketika lingkar kemudi diputar.

Hal lain yang biasa merusak komponen power steering adalah boot rack steer robek karena melintas jalanan yang rusak. Jika dibiarkan air, debu, dan kotoran akan masuk ke as setir, dan berdampak setir menjadi berat ketika diputar.

Penyebab lainnya yang dapat merusak komponen bergerak tersebut adalah salah mengisi cairan power steering. Banyak yang mengira bahwa cairan power steering sama dengan cairan rem atau pun kopling, padahal kesemua cairan tersebut berbeda kandungan dan fungsinya.

Dan terakhir yang menyebab komponen ini cepat rusak adalah penggunaan yang tidak wajar. Biasanya mobil digunakan untuk balap, drifting, atau slalom yang menyebabkan tekanan power steering menjadi tinggi dan panas.

Agar komponen power steering tidak rusak, ada baiknya kita rutin mengecek oli power steering. Dan ingat meskipun mungkin tidak berkurang namun oli power steering perlu diganti. Masa penggantian oli power steering dapat dilakukan setelah mencapai 200 ribu kilometer atau 1 tahun pemakaian. (MI)

 

LEAVE A REPLY