Ini Teknologi Yamaha NIKEN Mudah Rebah

0
238
Desain futuristis Yamaha NIKEN

DI ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) Oktober 2018 lalu, Yamaha menghadirkan sebuah motor sport yang mengusung roda tiga (trike) berdesain unik. Sepeda motor yang diberi nama Yamaha NIKEN ini mengusung teknologi Leaning Multi-Wheel (LMW) yang mengingatkan pada Piaggio MP3.

Yamaha NIKEN dibekali mesin tiga silinder segaris 847cc DOHC berpendingin air dan bertenaga 115 PS pada 10.000 rpm dengan torsi 87,5 Nm pada 8.500 rpm. Namun bukan mesin ini yang membuatnya istimewa, melainkan sistem kemudinya yang memungkinkan pengemudinya menikung sambil ‘rebah’ seperti layaknya motor roda dua konvensional.

Nama NIKEN merupakan perpaduan kalimat dalam bahasa Jepang Ni yang berarti dua dan Ken yang berarti pedang yang digabungkan menjadi dua pedang. NIKEN bisa bermakna dua roda depan seperti pedang yang mengukir jalan menuju dunia kenikmatan berkendara baru. Sedangkan teknologi LMW sendiri sudah didaftarkan oleh Yamaha pada Japan Patent Office Trademark #5646157 untuk kendaraan roda tiga atau lebih.

Sistem kemudi Yamaha NIKEN dirancang independen dan  dioptimasi untuk keseimbangan timbal balik.
Sistem kemudi Yamaha NIKEN dirancang independen dan dioptimasi untuk keseimbangan timbal balik.

LMW diklaim Yamaha sebagai mekanisme kemudi baru yang mampu memberikan pengendalian alami. Teknologi mekanisme kemudi baru ini merupakan representasi dari evolusi teknologi LMW Yamaha yang sebelumnya pernah diperkenalkan di Jepang pada skuter Tricity 125 pada 2014 dan Tricity 155 pada 2017.

LMW Ackermann steering geometry Yamaha mampu menyajikan cita rasa pengemudian dan karakter kemiringan yang lebih alamiah sekaligus mengurangi keausan ban. Kenikmatan mengemudi tercapai berkat mekanisme kemudi dual-axle dengan kemampuan rebah 45 derajat, didukung garpu depan terpasang di bagian luar kantilever, tabung ganda model up-side down dan lebar pijak roda depan 410 mm.

Teknologi LMW mengacu pada suspensi dan steering layout menggunakan sambungan parallelogram (jajaran genjang) yang berkontribusi untuk mencapai keakuratan tinggi. LMW Ackerman steering geometry merupakan sambungan kemudi eksklusif dari Yamaha Motor yang dirancang dengan menerapkan ujung knuckle dan lean axle sebagai sistem independen yang dioptimasi untuk keseimbangan timbal balik.

Penerapan LMW teknologi mampu mereduksi efek perubahan dalam lingkungan pengendaraan dan membantu pengendara melahap jalan berliku yang tidak rata bahkan di jalan yang berbelok-belok tajam. Hal ini tak lepas berkat kedua roda depannya yang mengusung suspensi model independen.

Yamaha NIKEN semakin istimewa dengan hadirnya serangkaian fitur untuk kenyamanan saat turing. Mulai dari Traction Control System (TCS) yang membuat akselerasi lebih halus dan menjaga daya cengkram roda belakang ke permukaan jalan, Kopling A&S untuk pengoperasian tuas kopling yang lebih ringan, Quick Shift System (QSS) untuk perpindahan gigi lebih cepat, mode berkendara Yamaha D-Mode system plus Cruise Control system.

Yamaha NKEN sarat dengan teknologi masa depan
Yamaha NKEN sarat dengan teknologi masa depan

Bagian rangkanya menggunakan hybrid frame yang menerapkan konstruksi dan material pilihan yang cermat sesuai kebutuhan kekuatan, kekakuan, dan persyaratan fleksibilitas di setiap area. Bagian swing arm merupakan kombinasi aluminium cor untuk mendapatkan keseimbangan optimal antara kekuatan dan kekakuan.

Yamaha juga memperhatikan detil untuk memaksimalkan dimensi desain. Komponen swing arm memiliki panjang 552 mm (lebih panjang 15 mm dari Yamaha MT-09), keseimbangannya diperoleh berkat pivot point sebagai titik fokus membantu mengoptimalkan posisi swing arm relative terhadap permukaan jalan selama kendaraan berakselerasi dan deselerasi. Racikan ini juga berkontribusi pada kestabilan saat berbelok.

Roda bagian belakang saebagai penyalur tenaga dibekali ban berukuran 190/55R17 sementara untuk pengendalian di depan menggunakan sepasang ban berukuran 120/70R15. Ban yang dikembangkan bersama Yamaha ini memiliki daya cengkram yang sangat baik, tidak mudah aus, dan memiliki performa yang sangat baik dalam kondisi hujan. (NOER)

LEAVE A REPLY