KTB Gelar ‘Fuso Belajar & Menginspirasi’ Tahap II

0
13
Tim dari FUSO mengajar di sekolah

Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) distributor kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia menggelar program  ‘FUSO Belajar dan Menginspirasi’ yaitu untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman untuk persiapan memasuki dunia kerja kepada para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kegiatan ini melibatkan karyawan muda KTB sebagai sukarelawan untuk berbagi pengalaman bagaimana bekerja di industri otomotif serta memberikan materi soft skill secara interaktif kepada para siswa.

Program ‘FUSO Belajar & Menginspirasi’ merupakan salah satu pengembangan dari FUSO Vocational Education Program (FUSO-VEP) dimana dalam kegiatan ini KTB memberikan donasi truk Colt Diesel untuk menunjang kegiatan praktikum di sekolah, kemudian secara berkala KTB memberikan pelatihan dasar otomotif bersertifikat kepada para guru dan siswa SMK.

Pelaksanaan program ‘FUSO Belajar dan Menginspirasi’ tahun ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya telah diikuti oleh 300 siswa di lima kota besar yaitu Medan, Palembang, Banjarbaru, Makassar, dan Metro Lampung selama periode Oktober hingga November tahun 2018.

Sebagai lokasi kesepuluh dari rangkaian tahap kedua program ini, KTB kembali menyebarkan semangat dan inspirasi kepada siswa SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) di SMK Negeri 5 – Solo pada Jumat (22/2). Kegiatan ini juga untuk melengkapi rangkaian pelatihan basic automobile bagi para siswa yang sudah diselenggarakan selama empat hari sebelumnya, mulai dari hari Senin (18/2) hingga Kamis (21/2).

Presiden Direktur KTB, Atsushi Kurita menyampaikan, “Program CSR ini merupakan kontribusi KTB yang bertujuan untuk memajukan industri otomotif Indonesia melalui sektor pendidikan. KTB menilai bahwa kemajuan dapat didorong melalui peningkatan mutu pendidikan, dengan begitu diharapkan terlahir siswa-siswi berdaya saing tinggi yang dapat diserap oleh para pelaku industri”.

Lebih lanjut disampaikan bahwa KTB ingin membangun motivasi kepada para siswa bahwa SMK memiliki daya saing unggul berupa ilmu praktik dan teknis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja. “Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan keahlian para  siswa SMK, agar siap memasuki dunia kerja” imbuh Kurita.

KTB berharap program ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia pendidikan generasi muda Indonesia, khususnya para siswa/i SMK yang diharapkan memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja dan industri. (NOER)

LEAVE A REPLY