Ngeri… Daihatsu Ayla Turbo Bertenaga 200 HP

0
59
Mobil konsep Daihatsu Ayla Turbo hadir di GIASS Surabaya.
DAIHATSU Ayla memang identik dengan predikat Low Cost Green Car (LCGC) dengan harga terjangkau. Oleh karena itu target konsumennya adalah kalangan pemula alias konsumen yang ingin beralih dari sepeda motor ke mobil atau keluarga muda. Hal ini membuat Ayla dianggap kendaraan yang sulit untuk dibuat menjadi keren buat tunggangan milenial yang berjiwa sporti.
Untuk menepis anggapan itu PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kemudian menggerakkan divisi Research & Development (R&D) untuk menciptakan sebuah konsep yang diambil dari basis kendaraan LCGC tersebut. Alhasil lahirlah Ayla Turbo dengan konsep yang jauh bertentangan dengan konsep LCGC. Kendaraan ini pun sukses menarik perhatian publik di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 lalu.
Hadirnya  LCGC Daihatsu Ayla yang telah dimodifikasi ini seolah menunjukkan bahwa kendaraan yang kerap dituding sebagai ‘tunggangan para pemula’ ini juga bisa tampil berwibawa dan bergengsi. Pasalnya konsep Ayla yang dihadirkan sanggup merilis tenaga hingga 200 hp!
Melanjutkan kesuksesan proyek ini, Daihatsu memboyong ‘monster kecil’ itu sebagai Racing Sport Entry Hatchback pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya atau GIIAS Surabaya Auto Show 2019, pada 29 Maret – 7 April 2019 di Grand City Convex, Surabaya.
Daihatsu Ayla Turbo dengan menambah perangkat turbo kini mesin 1300 cc setara dengan mesin 3000 cc.
Daihatsu Ayla Turbo dengan menambah perangkat turbo kini mesin 1300 cc setara dengan mesin 3000 cc.
Sebagai bagian tren Turbo Aspirated yang mendunia, Ayla Turbo semuanya dikerjakan oleh anak-anak bangsa ini dirancang untuk menunjukkan transformasi city car menjadi mobil yang ‘sporty‘ dan ‘racy‘. Dengan mengusung konsep Thrilling Simplicity, setiap garis desain, bentuk, dan permukaan Ayla Turbo diperhitungkan dengan baik, sehingga memiliki performa yang lebih optimal.
Sesuai namanya, Ayla Turbo merupakan mobil konsep yang selain bertujuan untuk membuktikan kapabilitas anak bangsa, juga dapat memberikan inspirasi bagi anak muda yang memiliki passion ke performa mobil, sehingga Ayla selain dapat dimodifikasi pada sisi eksterior, juga bisa dilakukan penambahan komponen turbo dalam modifikasi tersebut.
“Sebagai ajang pembuktian kemampuan R&D ADM, maka mobil konsep Ayla Turbo ini dapat menjadi inspirasi bagi pelanggan, dan penggemar modifikasi, khususnya bagi anak muda yang memiliki passion ke performa mobil, sehingga mobil Daihatsu khususnya Ayla Turbo ini bisa memenuhi hasrat modifikasi yang lebih maksimal”, ujar Soni Satriya, Design Engineering Executive Coordinator R&D ADM.

Ditambah turbo

Yang seru lagi, Ayla tersebut masih tetap mengandalkan mesin 1.200 cc 3NR-VE, DOHC, Dual VVT-i empat silinder segaris. Berkat penambahan perangkat turbo, mesin ini kini sanggup menghasilkan tenaga setara mesin modern berkapasitas 2.500-3.000 cc.
Mendongkrak tenaga dari 86 hp ke 200 hp plus torsi dari 108 Nm ke 242 Nm tentu bukan proses yang sederhana, namun bisa dilakukan. Untuk mengantisipasi tekanan turbonya yang diseting sebesar 1 bar, komponen piston diganti guna mereduksi rasio kompresinya. Setang piston juga diganti untuk mengimbangi melonjaknya tekanan piston.
Udara yang lebih banyak dan padat dari semburan turbo diimbangi dengan penambahan perangkat injeksi di bagian intake-nya. Pengendali pasokan bahan bakar dibantu oleh piggyback lansiran Dastek. Sedangkan perangkat intercooler diadopsi untuk memadatkan kembali kandungan oksigen saat udara dan bahan bakar masuk ke dalam silinder.
‘Pemaksaan’ pada mesin kecil tentu membuat mesin memiliki ‘tempramen’ tinggi. Oleh karena itu tim R&D tidak lupa menyematkan perangkat pendingin oli (oil cooler) untuk menjaga performa oli yang melumasi semua komponen mesin yang bergesekan.
Sebagai sosok contoh modifikasi ekstrem, Daihatsu juga memikirkan aspek keamanan. Mengimbangi mesinnya yang brutal, perangkat rem asli dipensiunkan dan diganti cakram rem performa tinggi yang lebih besar buatan AP Racing di bagian depan.
Ukuran cakram yang besar membuat velg asli tidak bisa lagi digunakan. Sebagai gantinya disematkan satu set velg alloy berdiameter 15 inci di keempat kaki, termasuk ban diganti dengan spek khusus balap.
Mengimbangi mesin kencang, body kit dan penggantian suspensi pada Daihatsu Ayla Turbo.
Mengimbangi mesin kencang, body kit dan penggantian suspensi pada Daihatsu Ayla Turbo.

Bodi ringan

Tidak sampai di situ saja, perangkat suspensi pun menggunakan model adjustable coil over yang memang sejatinya untuk kompetisi kecepatan di sirkuit. Sedangkan body kit dirancang bukan untuk sekadar gaya, melainkan juga berfungsi memperbaiki aerodinamika kendaraan dan memaksimalkan pendinginan di komponen rem dan mesin.
Untuk semakin meningkatkan power to weight ratio, berbagai komponen diganti dengan material yang lebih ringan, seperti jendela samping yang kini menggunakan bahan polikarbonat, dan spakbor menggunakan komposit fiber. Bahkan bagian interior dilucuti hingga bersih.
Seluruh jok dilepas dan hanya ada satu jok balap dengan sabuk keselamatan empat titik untuk pengemudi. Ruang kabin juga dilucuti agar lebih ringan sekaligus mengakomodasi hadirnya konstruksi batang-batang roll bar hingga ke bagian atap sebagai pengaman sesuai regulasi balap.
Bagian dasbornya juga tak luput dari sentuhan. Panel instrumen, dan tuas-tuas kontrol dihilangkan. Sebagai gantinya terpampang layar digital untuk memonitor putaran mesin dan fungsi vital lainnya. Fungsi lampu-lampu juga dipindah ke bagian tengah dalam bentuk tombol-tombol switch sederhana khas mobil kompetisi.
R&D Executive Officer ADM Pradipto Sugondo dengan bangga mengatakan, bahwa proyek Ayla Turbo hasil kerja timnya ini salah satunya adalah sebagai upaya untuk menunjukkan kemampuan R&D Daihatsu Indonesia kepada masyarakat.(Noer)

LEAVE A REPLY