Suzuki Jimny SUV Mini Bergaya Baby G-Class

0
146
All New Jimny masih mempertahankan desain kotak yang mirip Mercedes G Class

KEHADIRAN Suzuki Jimny terbaru di Indonesia mendapat sambutan luar biasa. Bisa dibilang ini adalah bentuk desain mobil yang langsung diinginkan hampir semua orang, seperti saat melihat MINI Cooper, dan Fiat 500.

Jika melihat desainnya, Jimny banyak terinspirasi Mercedes-Benz G-Class namun dengan skala ukuran 6/10-nya. Hal ini terlihat dari bentuk lekukan bodi di ujung bawah gril depan serta lekukan ‘talang air’ di atap bagian belakangnya.

Mercedes-Benz telah lama dipuji karena mempertahankan gaya kotak klasik Gelandewagen di dunia dimana lekuk dan lipatannya yang ramping tetap menjadi estetika desain dominan mobil-mobil saat ini. Kelebihan itulah yang ingin dituangkan pada kendaraan bergenre Sport Utility Vehicle (SUV) berukuran mungil ini, bahkan ke bagian pintu belakang yang mengekspos keberadaan engselnya.

All New Suzuki Jimny kini tampil lebih fashionable dengan karaktaer kuat sebagai mini SUV.
All New Suzuki Jimny kini tampil lebih fashionable dengan karaktaer kuat sebagai mini SUV.

Jip mungil yang bakal menjadi barang ‘fashion‘ dalam waktu dekat ini memang sangat menarik. Ada tiga hal yang ditawarkan yang membuatnya seperti itu: SUV, kompak, dan retro. Kendaraan ini dikemas dengan berbagai aspek yang sebelumnya tidak dimiliki generasi ‘Jimny’ terakhir yang dipasarkan di Indonesia dengan nama Katana.

Yang pertama adalah mesin bensinnya yang lebih besar yaitu 1,5 L K15B 4-silinder bertenaga 100 hp @ 6.000rpm dan torsi 130 nm @ 2.250 rpm. Mesin ini kita kenal pada model Suzuki Ertiga 2018. Mesin ini dikawinkan dengan dua pilihan transmisi, manual 5-speed atau otomatis 4-speed.

Kemampuan Offroad

Berikutnya adalah kemampuan off-road didukung oleh sistem penggerak 4×4 yang sejatinya diperuntukkan bagi individu pekerja outdoor bersepatu bot, dan sehari-hari hanya menikmati hangatnya kopi atau teh dari termos, bukan di kafe sebuah mal. Individu yang kerap menggeser tuas transfercase ke low-range untuk meningkatkan kemampuan merayap di medan berat dan jalan terjal.

Rangka All New Jimny dirancang untuk sanggup melakukan offroad.
Rangka All New Jimny dirancang untuk sanggup melakukan offroad.

Walaupun masih mempertahankan rigid beam axle, kedua suspensinya kini ditopang oleh coil spring. Khusus bagian depan ditambah anti-rollbar. Selain menghasilkan performa lebih lentur, juga membuat radius putar kendaraan lebih kecil di bawah 5 meter sehingga memudahkan bermanuver di lahan sempit.

Kendaraan ini memiliki dimensi panjang 3.645 mm, lebar 1.645 mm, tinggi 1.705 mm, dan jarak sumbu roda 2.250 mm. Sementara lebar sumbu depan 1.395 mm dan sumbu belakang 1.405 mm. Komposisi ini membuat luas interiornya cukup moderat untuk ukuran sebuah ‘SUV berukuran mini’.

Bagi yang pernah mengendarai Suzuki Jimny atau Katana lawas versi ’90-an akan familiar dengan bentuk dan tatanan dasbor SUV imut tersebut. Bahkan bentuk hingga jenis huruf dan angka (font) pada speedometer dan tachometer benar-benar membangkitkan nostalgia masa lalu.

Meski desain interiornya beraroma lawas, tapi tidak dengan fiturnya. Jimny dilengkapi fitur penting dan kekinian, mulai dari layar sentuh 7,0 inci kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android, AC otomatis, tombol start, lampu depan otomatis, cruise control, hingga kontrol untuk audio dan telepon yang dipasang di roda kemudi.

Desain dasbor terkesan model lawas namun dilengkapi fitur modern.
Desain dasbor terkesan model lawas namun dilengkapi fitur modern.

Bagian doortrim juga tidak sesederhana dulu. Semua ditutup panel plastik yang didesain fungsional. Selain door pocket juga tersedia rumah speaker di pojok bawah pintu depan. Alhasil kabin Jimny generasi terbaru ini terlihat lebih tertib dan beradab.

Suzuki Jimny ditawarkan dalam delapan pilihan warna, yaitu: white, grey, silky silver, bluish black, jungle green, yellow (two tone), chiffon ivory (two tone), dan brisk blue (two tone).

Untuk warna tunggal (single tone) harga on the road untuk varian bertransmisi otomatis (A/T) dibanderol Rp315,5 juta, sedangkan untuk varian bertransmisi manual (M/T) dibanderol Rp328 juta. Khusus untuk dua warna (two tone) dibanderol sedikit lebih mahal, yaitu Rp317,5 juta untuk varian bertransmisi manual (M/T) dan Rp330 juta untuk varian bertransmisi otomatis (A/T).(Noer)

LEAVE A REPLY