Ini Tips Darurat Saat Mesin Panas

0
37

KITA tentu berdoa dan berharap perjalanan mudik berjalan lancar tanpa kendala. Namun tidak ada salahnya jika mengantisipasi kondisi jika terjadi masalah di jalan.

Banyak faktor yang membuat kita menghadapi masalah saat melakukan perjalanan mudik, baik sebagai akibat kelalaian kita sendiri maupun orang lain. Selalu waspada dan mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah cara yang tepat untuk menghindari masalah di jalur mudik.

Namun tidak ada salahnya jika bisa mengetahui beberapa tips saat menghadapi masalah atau kendala di perjalanan mudik.

Temperatur Mesin Tinggi

  1. Segera menepi di tempat aman.
  2. Matikan mesin, tunggu beberapa saat.
  3. Cek air radiator (Jangan buka tutup radiator saat keadaan panas). Jika air berkurang, tambahkan air.
  4. Cek reservoir air radiator.
  5. Jika selang radiator pecah atau sobek, bisa ditambal sementara dengan ban dalam bekas. Caranya, oleskan lem PVC ke bagian yang bocor, kemudian rekatkan dengan ban dalam. Lilit tambalan dengan menggunakan isolasi besar atau lakban.
  6. Jika tutup radiator bocor, ganjal dengan kawat pada bagian vacum valve.
  7. Cek motor fan.
  8. Cari bengkel siaga terdekat dengan membawa mobil secara perlahan dan memperhatikan temperature. Jika panas terlalu tinggi, segera berhenti untuk mendinginkan mesin.
  9. Jangan paksakan mesin panas, karena akan membuat silinder head bengkok, packing silinder rusak, dan air masuk ke dalam mesin yang akan berakibat kerusakan parah.

Mesin Tidak Bisa Distarter

Pastikan mobil yang mogok tidak menyalakan fungsi elektronik (tape, lampu, AC, dll). Jika kondisi aki lemah, lakukan jump start dengan aki mobil lain. Caranya:

Pastikan menghubungkan kabel saat melakukan jumper aki tidak terbalik.
Pastikan menghubungkan kabel saat melakukan jumper aki tidak terbalik.
  1. Hubungkan kabel positif (+) ke terminal positif (+) aki yang lemah.
  2. Hubungkan kabel positif (+) ke terminal positif (+) aki mobil lain.
  3. Hubungkan kabel negatif (-) ke terminal negatif (-) aki mobil lain.
  4. Hubungkan kabel negatif (-) ke body atau rangka jauh dari posisi aki.
  5. Nyalakan mesin mobil yang akinya baik sekitar 30 detik
  6. Nyalakan mesin mobil yang akinya lemah.

Mengganti Ban Kempis

  1. Segera menepi di tempat aman.
  2. Pasang rem tangan.
  3. Nyalakan lampu hazard.
  4. Pasang segitiga pengaman pada jarak 30 meter – 40 meter di belakang mobil.
  5. Siapkan ban serep dan gunakan sarung tangan.
  6. Kendorkan baut roda ban yang kempis. Jika terlalu keras (akibat karat) gunakan cairan penetran.
  7. Posisikan kepala dongkrak pada titik tumpuan yang pas, Posisi bisa dicek di buku panduan mobil. Kemudian dongkrak mobil hingga roda terangkat.
  8. Ban mobil perlu dicek secara berkala, mulai dari ketebalan hingga tekanan udara.
    Ban mobil perlu dicek secara berkala, mulai dari ketebalan hingga tekanan udara.
  9. Lepas baut roda dan pasang ban serep.
  10. Pasang kembali baut roda dan kencangkan seperlunya
  11. Turunkan dongkrak dan kencangkan kuat baut roda.
  12. Jangan menginjak kunci roda untuk menggencangkan baut. Cukup dengan kekuatan lengan dan tangan.
  13. Jangan biarkan anggota keluarga berdiri/menunggu di belakang mobil. Arahkan untuk menunggu di depan mobil atau mencari tempat yang lebih aman.(Max)

LEAVE A REPLY