Musim Hypercars Tonggak Sejarah Otomotif Ferrari

0
12

MUSEUM Maranello menampilkan megahnya pameran ‘hypercars‘ yang didedikasikan untuk semua Ferrari yang menandai peristiwa penting lainnya dalam evolusi teknologi merk tersebut.

Setiap Ferrari istimewa dan merupakan koleksi bagi segelintir orang beruntung yang menjadi pelanggan. Sejumlah model mobil berlogo ‘kuda jingkrak’ ini telah menjadi tolok ukur bagi inovasi dan percepatan teknologi menciptakan standar baru. Hal ini menjadi ciri khas Maranello ketika bicara tentang hypercars- sebuah istilah yang menunjukkan pencapaian baru dalam sejarah otomotif.

Mobil-mobil ini tersedia dalam seri terbatas dan merupakan produk dari filosofi personal Enzo Ferrari yang bermaksud untuk menjadikan setiap mobil yang diciptakan sebagai yang terbaik pada masanya.

Pertama yakni GTO 1984, mobil ikonik yang terbalut dalam desain agresif nan elegan untuk menghidupkan kembali Gran Turismo Omologato yang meleganda, diwariskan dari GTO 250.

Tiga tahun setelahnya, Ferrari memperkenalkan ibu dari semua hypercars modern, F40. Diciptakan sebagai perayaan personal Enzo Ferrari untuk ulang tahun perusahaan yang ke-40, F40 sejatinya merupakan mobil balap dengan performa yang sudah dapat ditebak kehebatannya berkat mesin turbo dan penggunaan komposit F1 yang dominan pada waktu itu.

Pada 1995, Ferrari bergerak ke era baru dengan F50 yang merupakan sebuah mobil Formula 1 dalam balutan tampilan GT. Untuk pertama kalinya juga mesin turunan dari mobil F1 tahun 1990 bersanding dengan sasis monokok sebagai elemen struktural yang aktif. Ini merupakan sebuah mobil mengesankan yang menawarkan aura balap autentik hasil lebih dari 2.000 jam penelitian.

Ferrari Enzo 2002, hypercars yang didedikasikan untuk pendiri dan dikembangkan bersama Michael Schumacher merupakan puncak pencapaian pada masanya. Terinspirasi oleh Ferrari single-seater, hypercars ini menampilkan human-machine interface inovatif dengan serangkaian kontrol di roda kemudi atas perintah khusus dari juara dunia Jerman. Fitur tersebut termasuk leluhur Manettino legendaris kemudian hari menjadi fitur standar di semua mobil dalam lini produk.

Pada 2013 lahir LaFerrari yang menoreh sejarah merek Maranello sebagai Ferrari pertama yang mengusung unit hybrid HY-KERS, buah inspirasi dari mobil-mobil Formula 1 generasi baru, yang menghasilkan 1.000 tenaga kuda. Versi targa-top, LaFerrari Aperta, diluncurkan pada 2016 dengan nilai aerodinamika yang sama efisiennya dengan versi atap tertutup.

Pameran ini juga menghadirkan model statis desain Ferrari P80/C, produk terbaru dari program One-Off yang memungkinkan pemilik untuk membuat versi yang benar-benar unik dari model yang ada, dibentuk sesuai keinginan pribadi mereka.

Diluncurkan April lalu setelah empat tahun penelitian dan pengembangan, P80/C adalah satu-satunya One-Off dalam sejarah Maranello yang dihomologasikan semata-mata untuk penggunaan trek. Didasarkan pada Ferrari 488 GT3, mobil ini adalah pengerjaan ulang konsep yang sangat canggih di balik prototipe mobil sport yang telah terbukti sangat sukses dalam kompetisi selama bertahun-tahun.

Pengunjung juga menemukan program Tailor Made di mana pelanggan memberikan ekspresi penuh kepada jiwa merk super mewah ini. Seluruh ruangan di Museum telah didekorasi untuk mereplikasi area di Ferrari Style Centre di mana klien-klien Ferrari yang paling cerdas mempersonalisasi mobil mereka.

Palet warna, kain, sampel kulit, dan berbagai bahan lainnya menawarkan pilihan kombinasi yang tiada habisnya untuk memungkinkan klien menjadikan Ferrari mereka seunik kepribadian dan selera mereka. (Noer)

LEAVE A REPLY