Mercury Derelict 1949, Pak Tua Berjiwa Muda

0
16

DIMULAINYA era kendaraan listrik modern tidak berarti membuat para penggemar mobil-mobil retro klasik selesai dengan hobi uniknya. Sejumlah perusahaan melirik ini sebagai peluang baru bisnis masa depan dengan menyediakan sistem penggerak listrik yang dapat diadopsi oleh mobil klasik sebagai pengganti mesin lawasnya.

Contohnya adalah Zelectric Motors yang menyediakan sistem penggerak bertenaga listrik modern untuk dipasang pada mobil ‘biasa’. Selain Zelectric Motors rupanya ada perusahaan yang berlokasi di Los Angeles AS bernama Icon lewat program Derelict-nya.

Program Icon Derelict adalah sebuah program yang mengambil kendaraan klasik hampir di setiap era untuk diubah menjadi sebuah mobil yang lebih praktis dan lebih modern, tanpa mengubah tampilan luar untuk mempertahankan karakternya. Alhasil jadilah sebuah kendaraan yang sangat kontras, buluk di luar namun dapat meluncur dengan cepat tanpa bising dan polusi.

Untuk kali ini Icon mengambil basis mobil klasik Mercury 1949 sebagai ‘korban’nya. Kendaraan ini diambil dari pemilik aslinya di wilayah California Selatan. Eksteriornya dibiarkan apa adanya seperti baru keluar dari gudang berdebu setelah beberapa puluh tahun didiamkan.

Meskipun demikian Icon serius menangani bagian interior di balik bodinya yang berkarat. Seluruh bagian bodi dipreteli, dan mengganti semua komponen yang terbuat dari karet. Tidak lupa Icon menambahkan bahan peredam sebelum menyatukan bagian-bagian bodi kendaraan secara hati-hati tanpa dilakukan pengecatan ulang.

Bagian sasis diperbaharui lewat bantuan dari Art Morrison Enterprises serta mengganti perangkat rem keluaran Brembo. Sementara modifikasi terbesar tentu saja dilakukan pada bagian di balik kap mesinnya yang besar.

Mesin lawas dipensiunkan dan diganti dengan sistem penggerak listrik yang perancangannya dibantu oleh perusahaan solusi kendaraan listrik Stealth EV yang juga berkolaborasi dengan perusahaan Zelectric Motors.

Kedua perusahaan pendukung ini memutuskan untuk menggunakan dua motor litrik tanpa transmisi. Alhasil proyek terbaru yang diberi nama 1949 Mercury EV Derelict ini mampu menyajikan tenaga total sebesar 400 hp (298 kW) dengan torsi maksimal 637 Nm.

Pasokan listriknya sendiri diambil dari baterai Tesla berkapasitas 85 kWh yang membuat mobil klasik ini dikendarai sejauh antara 150 hingga 322 km. Kecepatan maksimalnya bisa menyundul angka 193 km/jam.

Modul baterainya sengaja dipisah di sekeliling kendaraan dengan tujuan untuk pendistribusian bobot yang lebih baik. Mobil ini dilengkapi colokan fast charge CHAdeMO 125A yang berada di balik tatakan plat nomor depan, plus colokan Tesla Supercharger yang terletak di balik penutup tangki bensin asli.

Mirip Mesin Asli

Yang cukup mengagumkan adalah tampilan di balik kap mesinnya. Bagian pengontrol baterai dan modul-modul Tesla dibungkus casing aluminium dan dirancang sedemikian rupa hingga menyerupai gaya mesin V8. Bahkan bagian-bagian kabel sengaja dibungkus anyaman kain untuk tetap setia pada tampilan vintage.

Pola yang sama diterapkan pula pada bagian interior lewat kain dan bahan kulit bergaya klasik. Sementara kelengkapan interior lainnya juga mengusung tema ‘peralatan baru bertampilan klasik’.

Buka tutup jendela kini lebih praktis dengan penambahan power window. Sementara untuk mengaktifkannya segaja menggunakan tuas jendela lama agar tidak merusak kesan klasik. Begitu pula dengan instrumen digital yang sengaja dibuat dengan tampilan klasik, termasuk tombol-tombol pengoperasian yang dibuat bergaya old-school.

Setelah proyek ini selesai nanti, Icon akan memamerkannya di ajang pemeran Specialty Equipment Market Association (SEMA) Show Las Vegas yang digelar pada 6-8 November 2019 mendatang.(Noer)

LEAVE A REPLY