Mercedes-Benz GLC 200 AMG Mewah Tapi Biasa Aja

0
17
Mercedes GLC 200 AMG tampilan bongsor dan mewah tapi mesin terasa biasa saja.(MI/Sastro)

MERCEDES-Benz GLC AMG Night Edition diluncurkan di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (TIIMS) 2019 beberapa waktu lalu. Dibanding versi sebelumnya, GLC 200 AMG edisi khusus ini mengusung beberapa fitur yang tidak dimiliki versi standar.

Paling mencolok adalah warna gril depan black piano yang membuat logo ‘three pointed star‘ terlihat lebih mencolok dibanding saat gril berwarna Silver metalik. Begitu pula rumah spion samping yang dilabur warna senada dengan bagian gril, hitam.

Selain gril dan rumah spion samping, nuansa hitam mengkilap juga disematkan pada beberapa bagian eksterior, seperti underguard depan dan belakang. Sedangkan dari bagian sisi terdapat velg multispoke AMG berukuran 20 inci yang mencuri perhatian.

Fitur lainnya berupa lampu depan LED High Performance, panoramic sunroof, Burmester® surround sound system, Active Parking Assist dengan PARKTRONIC, kamera mundur, THERMATIC automatic climate control, ambient color tiga warna, hingga jok berlapis kombinasi kulit hitam yang sporti.

Pertama memasuki kabinnya aura sporti langsung terasa. Pengaturan posisi jok sangat fleksibel didukung adanya fitur tilt dan telescopic wheel steering yang dapat disimpan dalam memori. Terdapat tiga memori pengaturan yang dapat tersimpan.

SUV Jerman ini terasa istimewa selain dari sisi kemewahannya. Walaupun bodi kendaraan tergolong besar dan tinggi, karakter pengendaliannya sangat mudah diadaptasi sehingga pengemudi merasa memiliki kendali penuh.

Meskipun dibekali dengan beragam kelengkapan khas AMG, suspensinya masih tetap nyaman saat meluncur perlahan di permukaan jalan yang tidak rata. Kestabilan semakin terasa saat diajak berlari kencang berkat perangkat batang stabiliser berukuran besar di bagian depan dan belakang. Alhasil kendaraan minim limbung saat meliuk-liuk pada kecepatan tinggi.

Dibekali mesin 4 silinder 1.991 cc plus turbocharger dan intercooler tenaga maksimum yang dapat dipanen sebesar 184 hp pada 5.500 rpm dengan torsi maksimum berada di kisaran 1.200-4.000 rpm sebesar 300 Nm. Sedangkan transmisinya menggunakan tipe otomatis 9-G Tronic yang dapat dioperasikan secara manual via paddle shift di belakang roda kemudi.

Mercedes GLC 200 AMG dilengkapi sistem kendali otomatis untuk bisa parkir sendiri. (MI/Sastro)
Mercedes GLC 200 AMG dilengkapi sistem kendali otomatis untuk bisa parkir sendiri. (MI/Sastro)

Tenaga mesinnya memang tidak terlalu istimewa, namun tak pernah sedikitpun menyisakan kekecewaan saat diajak berakselerasi mendahului kendaraan lain. Tarikan torsinya terasa penuh mulai dari gigi pertama hingga mencapai gigi ke sembilan. Pengemudi semakin percaya diri dengan hadirnya perangkat rem cakram berventilasi berukuran ekstra besar di keempat rodanya.

Merasakan duduk di bangku pengemudi terasa kalau kendaraan ini akan nyaman dipakai dalam perjalanan jauh. Pedalnya yang ringan, posisi duduk yang nyaman, kemudinya yang cukup ringan dan presisi dipastikan mampu mengurangi lelah dalam perjalanan.

Apalagi didukung kabinnya yang kedap membuat penumpang bisa lebih menikmati kejernihan suara dari audio premiumnya yang mampu memberikan kualitas suara maksimal.

Parkir sendiri

Merayap perlahan di jalan curam juga tetap nyaman tanpa khawatir kehilangan momentum. Torsinya yang melimpah juga memudahkan kendaraan ini ‘take off‘ dari kondisi diam di jalan menanjak.

Bodinya yang cukup besar tidak menyulitkan untuk bermanuver di lahan sempit semua terpantau dengan baik, terlebih saat parkir. Serahkan saja hal itu pada fitur Active Parking Assist. Teknologi akan memarkirkan sendiri kendaraan tanpa keterlibatan pengemudi selain menggerakkan tuas transmisi untuk maju atau mundur.

Dengan berbagai kelengkapan yang diusungnya SUV mewah Mercedes-Benz ini dibanderol dengan harga off the road senilai Rp989 juta. Setiap pembelian dilengkapi ISP (Integrated Service Package) yang meringankan biaya servis bagi konsumen.(Noer)

LEAVE A REPLY