Pasang Roof Rack Ternyata Nguras Isi Dompet

0
26

MEMASANG boks bagasi tambahan di atap mobil memang menjadi tren saat melakukan perjalanan ke luar kota. Ini memang cara paling aman dan praktis saat perjalanan jauh bersama keluarga menyiasati terbatasnya kapasitas ruang bagasi kendaraan tanpa harus mengorbankan ruang kabin penumpang.

Meskiun demikian sebaiknya segera melepas bagasi ekstra tersebut beserta dudukannya (roof rack) usai melakukan perjalanan. Hal ini juga berlaku bagi pengguna kendaraan yang kerap membawa sepeda di atas atap mobilnya.

Penambahan roof box biasanya diikuti dengan pemasangan roof rack, atau dudukan di atap. Padahal keberadaan roof rack dapat mempengaruhi efisiensi bahan bakar, terutama bagi Anda yang aktivitas sehari-harinya kerap melewati ruas jalan bebas hambatan.

Hal ini diungkapkan oleh majalah Consumer Reports (CR) yang telah menghitung seberapa besar pengaruh hambatan udara yang disebabkan oleh keberadaan roof rack itu terhadap efisiensi bahan bakar kendaraan. Penelitian ini menggunakan Honda Accord LX 2013.

Dalam kondisi normal sehari-hari sedan bermesin 2.4 liter empat silinder tersebut memiliki konsumsi bahan bakar rata-rata 12,33 km/liter dengan transmisi otomatis. Namun CR berhasil membukukan catatan lebih baik dengan angka 12,75 km/liter.

Saat pengujian tanpa pemasangan roof rack dilakukan pada kecepatan konstan 104,6 km/jam dengan hasil 17,85 km/liter. Ketika menggunakan roof rack tanpa barang bawaan efisiensinya menurun menjadi 15,73 km/liter. Bahkan jika roof rack ditambahkan wind deflector efisiensinya makin merosot menjadi 14,88 km/liter.

Efisiensi semakin amblas lagi saat rak tersebut dimuati dengan dua sepeda plus wind deflector dengan angka 11,48 km/liter atau turun sebanyak 35% dibandingkan saat kendaraan itu tidak mengangkut sepeda.

Angka-angka ini akan bervariasi tergantung pada kecepatan jelajah kendaraan. Perjalanan dalam kota dengan kecepatan lebih rendah dan waktu tempuh yang singkat, mungkin tidak akan banyak mempengaruhi belanja bahan bakar Anda.

Namun saat menempuh perjalanan lumayan jauh pada kecepatan yang lebih tinggi, terbuangnya bbm sebanyak 1 liter setiap 6.37 km (35%) tentu akan terasa membebani dompet Anda. Kecuali Anda rela mengurangi kecepatan hingga batas minimal di jalan bebas hambatan.

Para perancang roof box ternama mungkin telah merancang bentuk bagasi tambahan itu seaerodinamis mungkin sehingga minim hambatan. Tapi itu artinya bukan tidak ada hambatan yang tentu akan menambah hambatan lain akibat dari pemasangan dudukannya (roof rack).

Pada intinya apapun yang ditambahkan pada bagian luar kendaraan akan merusak bentuk aerodinamika sehingga memberikan beban tambahan bagi mesin yang terkait dengan konsumsi bahan bakar. Oleh karena itu segeralah lepas perangkat tambahan tersebut saat tidak lagi digunakan. (Noer)

LEAVE A REPLY