Ekspor Otomotif Terus Digenjot

0
5
Wakil Presiden M. Jusuf Kalla (empat kiri) bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (dua kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (tiga kiri), Ketua Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso (dua kiri), Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nagol (kanan), Ketua Penyelenggara GIIAS 2019 Rizwan Alamsjah, saat membuka Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show ke 27 di ICE, BSD, Tangerang, Kamis (18/7) (MI/RAMDANI)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla meminta agar ekspor produk otomotif Indonesia terus digenjot. Pasalnya, industri nasional masih memiliki potensi untuk mengembangkan pasar otomotif.

“Seperti yang tadi disampaikan, (ekspor otomotif) kita masih ketinggalan dengan Thailand,” ujar Jusuf Kalla dalam sambutan pada pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, kemarin.

Pameran otomotif dengan tema Future in motion itu berlangsung hingga Minggu (28/7).

Wapres Kalla mengatakan pemerintah berupaya mendo-rong pertumbuhan industri otomotif dengan meningkatkan kapasitas industri manufaktur dalam negeri. Di samping itu, membangun infrastruktur pendukung seperti pembangunan Pelabuhan Patimban di Karawang, Jawa Barat.

“Pemerintah akan berupaya sebaik-baiknya karena kami sadari industri mobil punya multiplier effect (efek pengganda). Industri ini punya ratusan ribu vendor, ratusan mungkin jutaan pekerjaan yang mendukung,” jelasnya.

Menurut Kalla, perkembangan industri otomotif mencerminkan kesejahteraan sebuah bangsa. “Tanda kemajuan ekonomi suatu bangsa kalau sudah macet. Mana ada negara yang miskin rakyatnya bisa beli mobil?”

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan ekspor otomotif Indonesia pada 2018 mencapai 250 ribu unit dengan pangsa pasar sekitar 80 negara, termasuk lima negara tujuan utama eks-por, yaitu Filipina, Arab Saudi, Jepang, Meksiko, Vietnam.

Pada tahun ini, ekspor otomotif ditargetkan mencapai 400 ribu unit dan diharapkan terus meningkat setiap tahunnya sehingga pada 2025 industri otomotif nasional dapat melakukan ekspor sebesar 1 juta unit.(MI)

LEAVE A REPLY