Helm yang terawat membuat berkendara lebih nyaman dan percaya diri..

AGAR berkendara lebih aman, para pengguna sepeda motor wajib menggunakan helm. Perangkat ini sangat penting karena merupakan satu-satunya ‘gear’ yang melindungi kepala pengendara saat kecelakaan. Helm yang baik tidak sekadar aman tapi juga harus nyaman dikenakan. Oleh karena itu pilihlah helm yang baik. Saat ini helm yang baik dapat dimiliki dengan harga yang terjangkau.

Sebagus dan semahal apapun helm yang Anda miliki tentu tidak nyaman jika tidak dirawat dengan baik. Oleh karena itu bersihkan helm secara rutin. Helm yang terawat membuat berkendara lebih nyaman dan percaya diri.

Akibat setiap hari terpapar oleh debu, asap knalpot, dan kotoran lainnya membuat helm menjadi kotor. Bersihkan permukaan helm dengan lap basah (chamois). Gantilah kaca/visor jika sudah buram.

Khusus untuk perawatan bagian dalam sebaiknya lakukan pencucian secara rutin. Caranya cukup mudah. Anda tinggal melepas pelapis bagian dalam dan memasukkannya ke dalam mesin cuci. Sebaiknya proses pencucian tidak dicampur dengan pakaian.

Jika pelapis helm bagian dalam sudah terlalu kotor sebaiknya rendam menggunakan deterjen yang lembut selama satu jam lalu kuceklah di bagian yang sangat kotor. Setelah itu baru memasukkannya ke dalam mesin cuci.

Setelah melewati proses pengeringan di mesin cuci sebaiknya pelapis bagian dalam helm ini diangin-anginkan. Bisa dengan menggantungnya di tempat teduh berangin atau langsung menggunakan kipas angin.

Tidak dianjurkan untuk mengeringkan di bawah terik panas matahari langsung. Cara ini memang membuatnya lebih cepat kering namun hal ini dapat merusak kekenyalan busa di dalamnya.

Bantalan busa yang sering terpapar langsung sinar matahari bahkan dapat membuatnya hancur sehingga kehilangan kekenyalannya sama sekali. Akibatnya helm menjadi ‘longgar’ dan tidak nyaman digunakan. Kalau sudah seperti itu mau tak mau akhirnya konsumen terpaksa membeli helm baru.

Sejatinya beberapa produk helm bermerek menyediakan part pengganti, seperti visor, aksesoris hingga pelapis bagian dalam. Karena jarang konsumen melakukan penggantian part maka para distributor akhirnya malas menyediakan. Apalagi harga part helm menjadi terasa terlalu mahal ketika helm yang kita gunakan sudah terlanjur babak belur akibat tidak dirawat dengan baik. (S-1)

152 COMMENTS

LEAVE A REPLY