KTB Hadirkan Produk Andalan di GIIAS Makassar

Dua produk yang dipamerkan KTB adalah Colt Diesel versi dump truck FE SHDX dan Fighter versi flat deck FN 62FL HD.

546
34
(KTB) memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar untuk memperkenalkan dua produk andalan Mitsubishi Fuso. (DOK:KTB)

DISTRIBUTOR resmi Mitsubishi Fuso di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) memanfaatkan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar untuk memperkenalkan dua produk andalan Mitsubishi Fuso. Dua produk tersebut ialah Colt Diesel versi dump truck FE SHDX dan Fighter versi flat deck FN 62FL HD.

GIIAS yang di Celebes Convention Center, Makassar, Sulawesi Selatan pada 11 – 15 September 2019 ini KTB memamerkan dua produk tersebut bersama PT Bosowa Berlian Motor, dan PT Sulawesi Berlian Motor.

Varian baru Fighter merupakan varian versi long series, dengan variasi chassis cab ke bagian ujung dari 6,6 meter hingga 9,8 meter yang memungkinkan konsumen membawa muatan lebih banyak dalam sekali angkut.

Kehadiran produk baru tersebut seiring dengan gencarnya pembangunan infrastruktur yang semakin mendorong peningkatan pendistribusian barang melalui jalur darat, terutama dengan moda transportasi truk. Di sisi lain, regulasi pemerintah terkait over dimension over loading (ODOL) juga berdampak positif pada permintaan konsumen akan varian dengan kapasitas lebih besar.

Melalui pameran otomotif seperti GIIAS, KTB berharap dapat mendongkrak penjualan untuk mengejar penurunan pasar di semester satu yang terjadi karena fokus masyarakat dan pelaku bisnis lebih terpusat pada penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Head of Public Relations & CSR KTB Dony Hermawan mengatakan peningkatan penjualan diharapkan menjadi rebound di semester II. Hal ini menurutnya sudah mulai tampak pada peningkatan pasar selama Juli dan diharapkan terus meningkat hingga akhir tahun.

“Mitsubishi Fuso masih menjadi kontributor terbesar di segmen kendaraan niaga dengan market share sebesar 44,2% dengan volume penjualan sebanyak 21.976 unit selama periode Januari-Juli 2019,” pungkasnya. (S-1

546 COMMENTS

LEAVE A REPLY