Yuk Rawat Sendiri Filter Kabin

Perawatan filter AC yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan, tanpa harus ke bengkel.

130
64
Guna menghasilkan udara yang segar dan bersih butuh kinerja filter AC optimal. Hal itu tentunya filter AC harus dirawat. (DOK:PT Prima Semesta Asia)

PANAS sinar mentari yang menyorot mobil berpengaruh pada suhu di dalam kabin cepat meningkat. Bau tak sedap, ditambah kurangnya hembusan udara segar dari air conditioner (AC), semakin membuat pengguna kendaraan kurang nyaman.

Cuaca panas menyengat memaksa kita mengatur tingkat kesejukan udara di dalam kabin, menjadi lebih rendah dari biasanya. Hal itu membuat perangkat AC bekerja lebih berat.

Belum lagi polutan yang menyusup ke dalam kabin, kian membebani kinerja komponen AC kendaraan.

Andy Hasten, Sales Manager PT Prima Semesta Asia –distributor filter udara merek Ferrox– berucap udara yang bersih dan segar dalam kabin mobil menjadi idaman setiap penumpang saat sedang berkendara.

“Ini salah satu peran filter AC atau filter kabin, untuk menjaga sirkulasi dan menyaring udara yang masuk ke dalam ruang kabin,” ucap Andy.

Guna menghasilkan udara yang segar dan bersih butuh kinerja filter AC optimal. Hal itu tentunya filter AC harus dirawat.

Andy pun berbagi tips perawatan filter AC yang bisa dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan, tanpa harus ke bengkel. “Sebaiknya dilakukan perawatan atau pembersihan filter AC secara rutin, setiap dua bulan,” katanya.

Sebenarnya pemilik kendaraan bisa melakukan sendiri, sambil mengisi waktu luang. Caranya, menggunakan vacum cleaner atau disemprot angin bertekanan rendah. “Bisa juga diketuk-ketuk sisi luarnya, sambil bolak-balik secara perlahan untuk mengusir debu. Lalu pasang kembali filter AC seperti posisi semula,” ungkapnya.

 

Guna menghasilkan udara yang segar dan bersih butuh kinerja filter AC optimal. Hal itu tentunya filter AC harus dirawat. (DOK: PT Prima Semesta Asia)
Guna menghasilkan udara yang segar dan bersih butuh kinerja filter AC optimal. Hal itu tentunya filter AC harus dirawat. (DOK: PT Prima Semesta Asia)

Ferrox
Ferrox sendiri memproduksi filter AC atau filter kabin PM 2.5 berbahan Double Sided Zorflex Carbon Fiber Composite, berteknologi Elecktrostatic Spraying. Sehingga lapisan karbon aktif fibernya melekat pada dua sisi permukaan filter dengan sempurna.

“Ferrox PM 2.5 bisa menyaring polusi udara mengandung debu, asap, virus, jamur, bakteri sampai dengan partikel polutan berdiameter 2,5 mikron, atau biasa disebut Partikulate Matter (PM),” terangnya.

Filter kabin produksi Taiwan ini, menurut Andy, sanggup menghilangkan aroma menyengat dalam kabin, seperti bau rokok atau durian, secara cepat. “Kami telah menguji di dalam kabin mobil pada berbagai kondisi menggunakan alat ukur PM 2.5 meter. Kurun waktu tiga menit, udara dalam kabin sudah bisa mencapai level 0 (nol). Mengindikasikan kondisi udara di dalam kabin sangat bersih,” ungkapnya.

Mengenai filter kabin atau AC dari Ferrox PM 2.5 dipasarkan Andy dengan harga Rp700 ribu. Perangkat ini mampu menyaring secara optimal polutan untuk pemakaian satu tahun, atau berpedoman jarak tempuh kendaraan mencapai 15 ribu kilometer. (S-1)

130 COMMENTS

LEAVE A REPLY