Baru Keluar Showroom, Benelli Ini Langsung Dipermak

Aris menggarap konsep yang diinginkan Adrian yakni implementasi stang baplang, tangki bensin diseting berkapasitas 8 liter, jok single rider, hingga sepasang laras knalpot yang menjulang.

1
69
Benelli Patagonian Eagle motor custom masih beraroma showroom. (MI/ALUN)

KARENA sangat menyukai motor custom, Adrian yang baru saja membeli Benelli Patagonian Eagle, ia rela motor yang baru keluar dari show room langsung dipermak. Motor itu di-custom sesuai keinginannya.

Kendaraan itu masih baru banget lho sob! Lha wong surat tanda nomor kendaraannya (STNK) belum keluar! Gokil gak tuh?

“Keinginan meng-custom motor sudah lama, tapi baru sekarang bisa terwujud. Sejak semula memang sudah tertarik sama Benelli Patagonian Eagle. Jadi ketika dikirim dari showroom, langsung saja saya bawa ke Puspa Kediri Custom (PKC),” kata Adrian.

Itikad Adrian, walaupun nyeleneh, langsung disambut Aris, builder bengkel PKC, yang berlokasi di wilayah Komplek Graha Indah, Bekasi, Jawa Barat. “Awalnya pemilik motor ini mau mengedepankan konsep Bobber Semi Chopper. Bentuknya ya kurang lebih seperti sekarang. Tapi bedanya, suspensi depannya dibuat lebih panjang,” jelas Aris.

Berbekal desain sketsa, Aris menggarap konsep yang diinginkan Adrian yakni implementasi stang baplang, tangki bensin diseting berkapasitas 8 liter, jok single rider, hingga sepasang laras knalpot yang menjulang.

Bicara proses pengerjaan motor sama seperti sebelum-sebelumnya, motor ditelanjangi oleh tim PKC. Walaupun motornya sih gak bulat, bannya saja yang bulat.

Sampai-sampai motor baru tersebut hanya menyisakan mesin dan suspensi depan. Selebihnya, so pasti dipreteli oleh tim Puspa Kediri.

Ranah mesin masih tetap dipertahankan produk bawaan pabrik. (MI/ALUN)
Ranah mesin masih tetap dipertahankan produk bawaan pabrik. (MI/ALUN)

Nyaman berkendara

Lini rangka juga tak asal bikin. Aris sengaja menyesuaikan tinggi postur tubuh si pemilik motor dengan desain frame atau rangka yang digarapnya. Alasannya sih sederhana, supaya si empunya motor tetap nyaman ketika berkendara.

Aris pun menempatkan ranah kelistrikan dari Benelli ini agar tetap kelihatan rapi, clean dan slim. Alhasil, komponen-komponen seperti aki, kiprok, CDI dan lainnya disembunyikan oleh Aris di kolong jok, di balik tabung serta kotak di tengah sasis.  “Ya, hampir keseluruhan besi yang menempel di motor ini handmade. Selebihnya kita beli piranti aftermarket,” ujar Aris.

Ia mencontohkan velg TK ukuran 21 inci depan, dan 16 inci belakang, serta sejumlah aksesoris lain. “Yang pasti, motor ini cocok buat pengguna yang baru mulai mengendarai motor custom,” tandasnya.

Untuk melengkapi keindahan tunggangannya, Adrian lebih memilih warna kalem untuk melapisi seluruh body motornya. “Suaranya kan sekarang sudah lebih gahar, macho. Makanya saya minta warnanya yang kalem saja, supaya makin terlihat sangar, dan berwibawa,” tandasnya.

Kalau motornya pakai safari, makin berwibawa ya sob? Just kiding… (S-1)

 

 

 

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY