Tim Balap Wartawan Sabet Podium Utama di Seri Daytona Indoclub

Fariz yang melakukan start dari posisi dua berhasil membukukan catatan waktu terbaik 1,00,799 detik. Saat balapan pun, Fariz masih mempertajam catatan waktunya dengan torehan terbaik 59,834 detik.

8
8

TIM balap GSX Indonesia Jurnalis Owner (GI-JOE) meraih podium kemenangan di ajang Daytona Indoclub Championsip 2019 seri ke-4 yang berlangsung di Sirkuit Sentul International Karting, Bogor, Jawa Barat (19/10).

Lewat pembalap andalan mereka, Fariz Ibrahim yang tampil impresif, GI-JOE Racing Team (GRT) kembali meraih hasil terbaik dan berdiri dengan gagah di podium pertama kelas Sport 4Tak 150cc.

Predikat terbaik yang diperoleh tim balap yang terdiri dari sejumlah insan media ini bukan tanpa pengorbanan. GRT terus melakukan riset dari beberapa seri Daytona Indoclub Championship 2019 sebelumnya.

Sampai pada akhirnya, GRT berhasil mendapatkan setingan terbaik untuk motor Suzuki GSX-R150 yang menjadi tunggangan Fariz. Hasil setingan terbaik mulai didapat pada sesi kualifikasi.

Fariz yang melakukan start dari posisi dua berhasil membukukan catatan waktu terbaik 1,00,799 detik. Saat balapan pun, Fariz masih mempertajam catatan waktunya dengan torehan terbaik 59,834 detik.

“Tahun ini kami memang terus berupaya meraih hasil terbaik. Setelah pada seri kedua Indoclub 2019 di Subang beberapa waktu lalu berhasil podium dua. Alhamdulillah di seri ke-4 Indoclub ini GRT sukses podium satu,” ujar Manager GRT M Ichsan.

Fariz, jurnalis pembalap GRT berhasil mencapai finis di balap Daytona Indoclub Championship 2019. (Dok. GRT)
Fariz, jurnalis pembalap GRT berhasil mencapai finis di balap Daytona Indoclub Championship 2019. (Dok. GRT)
Jurnalis pembalap GRT memimpin di depan saat ajang Daytona Indoclub Championship 2019. (Dok. GRT)
Jurnalis pembalap GRT memimpin di depan saat ajang Daytona Indoclub Championship 2019. (Dok. GRT)

Tanpa Sponsor
Hasil ini, kata Ichsan, membuat insan media bangga karena secara konsisten jurnalis tak hanya bisa wawancara dan menulis, tetapi juga mampu mencetak prestasi di dunia balap. “Walaupun tanpa sponsor ya,” ungkap jurnalis salah satu media balap ini.

Padahal, lanjut Ichsan, untuk beraksi dan berprestasi di dunia balap perlu dukungan materil yang tidak sedikit. “Silahkan saja cek ke sejumlah tim balap daerah maupun nasional berapa besar modal yang mereka butuhkan untuk turun balap,” ujar Ichsan berapi-api.

Melirik jalannya balapan, Fariz mengemukakan, dirinya mengambil start dari posisi kedua dan sempat tertahan di posisi ketiga. Namun perlahan tapi pasti, ia buktikan kemampuan serta talenta dengan mengambil alih posisi kedua di lap ketiga.

Memasuki lap ketiga, Fariz yang kenal betul karakter kuda pacu-nya, tanpa susah payah terus melesat bak anak panah. Hingga lap terakhir, pembalap asal Bekasi ini melenggang terus tanpa perlawanan berarti meninggalkan rival-rivalnya jauh di belakang.

“Alhamdulillah, akhirnya di Seri ke-4 Indoclub Championship ini saya berhasil juara bersama GRT. Meski saat free practice dan kualifikasi sempat terkendala, karena spek baru pada motor. Jadi butuh penyesuaian di bagian final gear,” urainya.

Dalam menghadapi putaran terakhir kejuaraan ini pada Desember 2019, GRT akan menggandeng Duta Motor Sport sambil terus melakukan riset, demi mempertahankan prestasi merebut podium kemenangan. Bravo insan media! (S-5)

8 COMMENTS

LEAVE A REPLY