Masker Ferrox PM 2.5 Lindungi Wajah dan Paru-paru Bikers

Teknologi yang terdapat pada masker bermerek Ferrox Partikulat Meter (PM) 2.5 itu tak hanya melindungi mulut dan hidung, tapi juga mampu menjaga paru-paru pengendara saat melewati jalan dengan tingkat polutan tinggi.

1
13

BELAKANGAN ini atribut berkendara para pengendara sepeda motor semakin modern dengan sentuhan teknologi terkini. Contohnya, masker berkendara, yang berfungsi menutup mulut dan hidung saat sedang berkendara.

Dahulu orang hanya menggunakan sapu tangan untuk menutup mulut dan hidung yang diikat sedemikian rupa di belakang kepala agar terhindar dari polusi udara ketika berkendara di jalan raya. Tapi kian hari, tak hanya sapu tangan, masker pelindung muka pun hadir dengan mengusung teknologi kekinian.

Seperti belum lama ini PT Prima Semesta Asia (Primes Asia), perusahaan yang dikenal sebagai produsen filter udara untuk otomotif dengan merek ternamanya, Ferrox, melempar masker udara untuk pengendara roda dua ke pasaran.

Teknologi yang terdapat pada masker yang bermerek Ferrox Partikulat Meter (PM) 2.5 itu tak hanya melindungi mulut dan hidung, tapi juga mampu menjaga paru-paru pengendara saat melewati jalan dengan tingkat polutan tinggi.

“Bahkan masker udara Ferrox ini dapat digunakan ketika asap pekat, saat terjadi kebakaran hutan. Bisa pula digunakan di dunia medis, pengganti masker hijau yang sering digunakan karena mampu menyaring kebersihan udara hingga 0 (nol) mikrogram/meter kubik,” urai Sales Manager PT Primes Asia Teng Herry.

Herry menambahkan keunggulan masker seharga Rp75 ribu (1 set) ini nyaman digunakan dan tidak menghambat pernafasan. Lalu dapat digunakan di dalam dan di luar ruangan.

Tidak berbekas
Masa pakai filter inti pada masker bertahan hingga 6 bulan dan mampu menyaring bau tidak sedap dari asap kendaraan, asap rokok, bahkan asap kebakaran hutan.

“Masker ini mampu menyaring serbuk racun, serbuk sari bunga, dan debu jalan yang beterbangan di udara. Selain itu, bisa menyaring aroma tak sedap dari sampah organik yang menusuk hidung hingga berbagai partikulat berbahaya lain,” ujarnya.

Saat dikenakan di wajah, masker tidak akan meninggalkan bekas masker pada kulit wajah. Pasalnya, masker tipe Duckbill ini menggunakan sistem dua model lapisan filter.

Material filter luar menggunakan busa lembut model ear loop sehingga memberikan kenyamanan saat dipakai dan sebagai tempat memasang filter inti Ferrox PM 2.5.

Kemudian lapisan bagian dalam, sebagai filter inti, berwarna putih memiliki kandungan karbon aktif yang diproduksi dari material Zorflex Carbon Fiber Composite tadi.

Masker ini juga menggunakan teknologi terbaru Electrostatic Spraying yang mampu menyaring beragam polusi udara dan radikal bebas.

“Cara merawat dan membersihkan masker ini gampang. Lepaskan bagian inti masker yang mengandung bahan pelindung Zorflex Carbon Filter Composite yakni material yang sama yang digunakan untuk produk filter AC mobil. Lalu tak usah di cuci, cukup diangin-anginkan saja,” papar Herry. (S-5)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY