Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara Motor di Musim Hujan

Perawatan dan pemeriksaan yang tepat saat musim hujan diperlukan agar motor yang digunakan tetap dalam kondisi prima dan nyaman.

1
12

MUSIM hujan telah tiba. Bagi pengguna roda dua, hendaknya perawatan dan pemeriksaan berkala wajib dilakukan.

Seperti diketahui, air hujan memiliki kandungan zat asam yang bisa menyebabkan besi berkarat, cat menjadi luntur, dan di beberapa bagian motor akan terasa kurang berfungsi sebagaimana mestinya.

“Penting sekali melakukan perawatan dan pemeriksaan yang tepat saat musim hujan. Agar motor yang digunakan tetap dalam kondisi prima dan nyaman,” ucap Asisten Manajer Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), main dealer motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat, Ade Rohman.

Ade lantas mencoba berbagi tips sederhana, seputar perawatan dan pemeriksaan motor di kala musim hujan. Di antaranya yakni:

– Mencuci Motor
Diwajibkan selalu mencuci motor setelah terkena air hujan. “Seperti dikatakan, air hujan punya kandungan zat asam yang bisa membuat kerusakan pada beberapa bagian motor. Bisa pula membuat luntur cat body motor,” ujar Ade.

– Periksa Ban
Saat kondisi hujan, umumnya terjadi genangan air di beberapa ruas jalan. Sebab itu, ada baiknya memeriksa kondisi alur ban. Apakah masih layak digunakan atau tidak.
Alur ban berfungsi membelah, atau menerobos genangan air. Sedangkan tekanan udara pada ban berfungsi agar pengendalian stang lebih ringan, ketika menerabas genangan.

– Cek Rantai Motor
Air hujan memiliki kandungan zat asam. Bila terkena rantai motor, dapat menimbulkan karat. Terutama bila tak ada penutup rantainya. “Selalu lumasi rantai, agar terhindar dari karat,” kata Ade.

– Rem Depan & Rem Belakang
Sistem pengereman sangat penting, terkait keselamatan di jalan. Salah satu komponen pengereman adalah kampas rem. Terbuat dari asbes, yang jika terkena air akan menggelembung, dan mengeras ketika kering.
Pastikan selalu membersihkannya usai terkena air hujan. Untuk pemeriksaan dari arah depan, lihat ketebalan kampas rem. Sementara bagian roda belakang, cek kondisi pada tuas panel belakang, apakah masih layak atau tidak.

– Busi & Tutup Busi
Komponen ini merupakan jantungnya motor. Tanpa busi, motor takkan hidup. “Jangan lupa mengecek dan mengganti busi secara berkala. Karet penutupnya juga perlu dibersihkan dari air dan kotoran,” tukas Ade.

– Saringan Udara
Pengendara motor harus selalu memastikan komponen saringan udara tidak tersumbat. Jika saringan udara basah, pembakaran di ruang bakar mesin terganggu. Performa motor juga terasa berat dan kurang bertenaga.

– Knalpot
Kotoran air hujan biasanya bukan cuma menempel di body dan spakbor motor, tapi juga di bagian dalam leher knalpot. Sebaiknya bersihkan bagian satu ini, agar sistem pembuangan tetap berfungsi sempurna.

– Konektor Kabel
Jika motor memiliki body terbuka, alias naked bike, pastikan kabel yang terhubung tak terkena air. Karena jika terkena air, dapat menyebabkan konslet dan merusak komponen yang lain.

– Sistem Penerangan
Lini penerangan pada motor adalah komponen standar yang harus dimiliki. “Sebab, ini diperlukan untuk keselamatan pengendara, dan orang lain. Apalagi saat menembus hujan. Maka sistem penerangan yang baik memang dibutuhkan,” katanya.

– Tutup Pengisian Oli
Ketika berkendara motor, pastikan tutup oli dalam kondisi terpasang baik, dan tak ada kebocoran di bagian karet seal yang ada pada tutup oli.

-CVT
Untuk pengguna skuter matik, sangat disarankan untuk tidak memaksakan melibas genangan air yang berisiko menutupi mesin atau bahkan terendam.
Hal ini bisa mengakibatkan beberapa bagian CVT menjadi tak berfungsi normal. “Agar pemeriksaan bisa dilakukan menyeluruh, dapat dipercayakan kepada mekanik ahli di AHASS terdekat,” tutup Ade. (S-5)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY